Skip to main content

Pengertian Vitamin dan Mineral

Pengertian Vitamin dan Mineral - Istilah, "Vitamin" berasal dari dua suku kata bahasa Latin, "vita" yang berarti "hidup" dan "amina" atau "amine" yang merujuk pada sebuah gugus organik yang memiliki atom nitrogen (N). Tetapi pada akhirnya diketahui jamak vitamin yang tidak memiliki atom N sama sekali.

Vitamin yang di dalam bahasa Inggris ditulis vital amine, vitamin - merupakan kelompok senyawa organik yang memiliki bobot molekul kecil dengan fungsi vital metabolisme setiap organisme yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh.

Vitamin adalah senyawa organik yang penting bagi tubuh serta dalam jumlah tertentu guna proses kehidupan normal (mikronutrien). Vitamin berguna menjaga kesehatan tubuh manusia. Ketika asupan vitamin tidak mencukupi maka tubuh akan rentan terhadap penyakit. Pasalnya, asupannya kurang maka berakibat metabolisme tubuh akan terganggu.

Fungsi lain dari vitamin adalah untuk melengkapi karbohidrat, kalori, mineral, dan lainnya. Sebuah proses penyembuhan penyakit akan cepat apabila asupan vitamin yang cukup. Berikut beberapa vitamin yang mampu larut dalam lemak: Vitamin A, D, E, K dan vitamin larut dalam air : vitamin B dan C.

Vitamin A (Retinol) bisa diperoleh dari sumber makanan seperti; susu, hati, minyak ikan, sayuran hijau, kuning, buah-buahan berwarna oranye atau hijau, (cabe merah, wortel, pisang, pepaya, dan lain-lain).
Pepaya penting bagi kesehatan
Fungsi vitamin A:
  • Berperan dalam proses melihat yaitu proses fotokimia pada retina. 
  • Mencegah penyakit mata. 
  • Baik untuk pertumbuhan sel, sistem kekebalan tubuh dan reproduksi.
  • Menjaga kesehatan kulit. 
  • Perlindungan terhadap infeksi. 
  • Vitamin larut dalam lemak

VITAMIN D (Kalsiferol) adalah satu-satunya vitamin yang diproduksi tubuh. Sel kulit akan memproduksi vitamin D dengan cepat ketika terpapar cahaya matahari (sinar ultraviolet). Sumber vitamin D bisa diperoleh dari sumber makanan, seperti: ikan, salmon, telur, susu, minyak ikan, kuning telur.

Fungsi vitamin D:

  • Dapat membantu metabolisme kalsium dan mineralisasi tulang.
  • Vitamin ini jamak berperan dalam pembentukan struktur tulang dan gigi yang baik di dalam tubuh.
  • Membantu kelancaran transport aktif kalsium melalui membran. 
  • Vitamin larut dalam lemak
VITAMIN E berperan sebagai penerang ketika terjadi oksidasi vitamin A, karotin, asam lemak tidak jenuh serta mengawasi keadaan kesuburan individu. Sumber vitamin E bisa didapatkan pada minyak tumbuh-tumbuhan, kacang- kacangan, kedelai, sayur-sayuran serupa selada dan bayam.

Vitamin E memiliki peran aktif sebagai gas antioksidan (menangkap radikal bebas) yang dapat menghambat oksidasi lemak. Selain menstabilkan senyawa aktif yang lain seperti vitamin A, hormon, dan enzim terhadap oksidasi. Manfaat lain vitamin E, yaitu; mencegah penyakit kardiovaskular, kanker, katarak, dan memperbaiki sistem imun Vitamin larut dalam lemak.

VITAMIN K  terdapat pada sumber makanan seperti: hati, susu, kuning telur, dan daun hijau seperti bayam, kubis. Dan fungsi vitamin K sebagai senyawa penting dalam pembentukan protrombin dan protein-protein pembekuan darah lainnya. Serta berpartisipasi dalam proses fosforilasi oksidatif dalam metabolisme sel. Vitamin larut dalam lemak.

Selanjutnya kita coba bahas tentang vitamin larut dalam air - yaitu; Vitamin B dan C.
Vitamin B terdiri dari 8 vitamin larut air yang berperan penting dalam metabolisme sel. Umumnya disebut vitamin B kompleks dan diperlukan untuk:
  • Menunjang dan meningkatkan laju metabolisme.
  • Mempertahankan kesehatan kulit dan tulang.
  • Meningkatkan sistem imun dan fungsi syaraf.
  • Meningkatkan pertumbuhan dan pembelahan termasuk sel darah merah sehingga dapat mencegah anemia.
  • Menurunkan resiko kanker pankreas.
  • Semua vitamin B larut air sehingga ekskresi yang berlebihan harus diganti Vitamin larut dalam air.
  • Vitamin larut dalam air
Jenis-jenis vitamin B: 
a) Vitamin B1 (tiamin)
b) Vitamin B2 (riboflavin)
c) Vitamin B3 (niasin, niasinamida)
d) Vitamin B5 (asam pantotenat)
e) Vitamin B6 (piridoksin)
f) Vitamin B7 (biotin)
g) Vitamin B9 (asam folat)
h) Vitamin B12 (sianokobalamin)

Vitamin B1 (Tiamin)
Vitamin ini berbentuk fosfat dari tiamin berperan dalam berbagai proses dalam sel. Sumbernya berasal dari gandum, nasi, daging, susu, telur, dan tanaman kacang-kacangan, hati, jantung, ginjal, otak, susu, kuning telur, kulit ari beras, gandum, wortel, kedelai, biji buah polong dan ragi.
kacang kedelai penting bagi kesehatan


Fungsi Vitamin B1 (Tiamin):
  • Sebagai antineuritik karena digunakan untuk membuat normal kembali susunan syaraf, dan menjaga kesehatan kulit.
  • Koenzim untuk metabolisme energi.
  • Membantu mengkonversi karbohidrat menjadi energi yang diperlukan tubuh untuk rutinitas sehari-hari.
  • Membantu proses metabolisme protein dan lemak. 
  • Vitamin larut dalam air
Vitamin B2
Vitamin B2 (riboflavin) ini bersumber dari susu, ginjal, hati, yeast, putih telur, ikan, daging, bayam, biji-bijian kacang-kacangan, kedelai, asparagus, avocado, kubis bunga, rumput laut, sayuran berdaun hijau, tomat, dan selada air.

Fungsinya:
  • Menjaga kesehatan mata, kulit, dan sistem saraf. 
  • Riboflavin mudah diserap tubuh dan berperan terutama sebagai kofaktor pada FAD dan FMN.
  • Berperan pada berbagai proses dalam sel dan metabolisme energi dari karbohidrat, lemak, dan protein. 
  • Vitamin larut dalam air.

Vitamin B3 (Niasin)
Sumber vitamin ini bisa diperoleh dari makanan seperti; roti, gandum, susu, daging ayam, ikan.
Adapun fungsinya:
  • Berperan penting dalam metabolisme lipid, protein dan metabolisme asam amino, untuk proses pencernaan yang baik. 
  • Mempertahankan fungsi otak.
  • Vitamin larut dalam air

Vitamin B5 (Asam pantotenat)
Sumber vitamin ini bisa ditemukan pada daging, ikan, royal jeli, serealia, sayuran seperti brokoli, dan alpukat. Fungsinya, antara lain:
  • Untuk membentuk koenzim A (CoA) dan berperan pada metabolisme protein, karbohidrat, dan lemak. 
  • Menjaga tingkat normal gula darah.
  • fungsi adrenal, produksi cholesterol, physiology normal dan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein. 
  • Vitamin larut dalam air

Vitamin B6 (Piridoksin)
Vitamin bersumber dari: daging, unggas, roti gandum, sereal, ubi jalar, kentang, ikan, kacang. Dan berfungsi:
  • Sebagai koenzim untuk metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang berujung pada pelepasan energi.
  • Berperan pada metabolisme asam amino dan sistem imun tubuh.
  • Pertumbuhan dan pekerjaan urat saraf.
  • Membantu pembentukan hormon, sel-sel darah merah dan sel-sel kulit.
  • Vitamin larut dalam air
ikan penting bagi kesehatan

Vitamin B7
Vitamin B7 (Biotin) yang lazim pula disebut vitamin H merupakan koenzim metabolisme asam lemak dan leusin • Sumber vitamin ini bisa didapatkan dari daging, kuning telur, kacang polong, kaenari atau kemiri.

Fungsi vitamin B7 (Biotin):
  • Berperan pada glukoneogenesis. 
  • Sistem enzime, sinthesis purine dan lipid, oksidasi lipid dan karbohidrat. 
  • Vitamin larut dalam air.

Vitamin B9 (Asam folat)
Sumber vitamin B9 (Asam folat) berasal dari hati, sayuran berwarna hujau tua terutama bayam, asparagus dan kacang- kacangan.

Fungsi: vitamin B9 (Asam folat):
  • Berperan pada proses sintesis nukleotida, 
  • Sintesa DNA dan RNA, 
  • Berperan sebagai kofaktor dan pembelahan sel yang cepat dan pertumbuhan, 
  • Mencegah anemia Vitamin larut dalam air.

Vitamin B12 (sianokobalamin)
Vitamin B12 atau sianokobalamin tergolong jenis vitamin yang diproduksi oleh hewan saja serta tidak ditemukan pada tanaman. Vitamin Vitamin B12 (sianokobalamin) dikenal pula sebagai vitamin antianemia.

Sumber Vitamin B12 (sianokobalamin) bisa ditemukan pada makanan seperti; susu, telur, hati, dan daging, ikan. Dan fungsinya:
  • Untuk proses pertumbuhan. 
  • Berperan dalam metabolisme energi di dalam tubuh. 
  • Berperan dalam pemeliharaan kesehatan sel saraf. 
  • Pembentukkan molekul DNA dan RNA. 
  • Membentuk sel darah merah. 
  • Vitamin larut dalam air
Vitamin C (Asam askorbat)
Vitamin C terbilang sebagai vitamin antioksidan yang mampu menangkal berbagai radikal bebas. Vitamin C memiliki sifat sangat mudah teroksidasi oleh panas, cahaya, dan logam. Sumber Vitamin C (Asam askorbat) dari buah-buahan, jeruk, sayuran hijau.

Jeruk penting bagi kesehatan
Fungsi Vitamin C (Asam askorbat):
  • Menangkal berbagai penyakit.
  • Mempengaruhi kerja kelenjar anak ginjal.
  • Mempengaruhi pembentukan trombosit.
  • Menjaga gigi melekat kuat pada gusi.
  • Berperan dalam proses pembentukan kolagen.
  • Sintese hormon-hormon steroid fari kolestrol. 
  • Membentuk sel darah merah.
  • Vitamin larut dalam air

Pengertian Mineral

Mineral merupakan suatu zat yang terdapat dalam alam dengan komposisi kimia yang khas dan biasanya mempunyai struktur kristal yang jelas. Mineral dapat menjelma dalam bentuk geometris tertentu.

Istilah mineral dapat mempunyai beragam arti dan jamak sekali yang mengatakan, bahwa mineral adalah satu frase yang terdapat dalam alam. Pandangan nutrisi atau inorganik yang dibutuhkan untuk proses kehidupan baik dalam bentuk ion atau elemen bebas.

Definisi A.W.R. Potter and H. Robinson tahun 1977, menyebutkan mineral adalah zat yang homogen serta mempunyai komposisi kimia tertentu dan mempunyai sifat-sifat tetap, dibentuk di alam dan bukan hasil suatu kehidupan.

Definisi L.G. Berry and B. Mason tahun 1959 menjelaskan bahwa mineral merupakan benda padat homogen terdapat di alam dan mempunyai komposisi kimia tertentu serta mempunyai susunan atom yang teratur.

Definisi D.G.A. Whitten and J.R.V. Brooks tahun 1972, menyebutkan bahwa mineral berbahan padat dengan struktur homogen mempunyai kompisisi kimia tertentu, dibentuk oleh proses alam yang anorganik.

Fungsi mineral:
  • Sebagai katalist berbagai reaksi biokimiawi dalam tubuh.
  • Transmisi sinyal atau pesan pada sel saraf.
  • Produksi hormon.
  • Pencernaan dan penggunaan makanan.
  • Bagian dari organ vital seperti tulang, darah, gigi
Pembagian Mineral Berdasar jumlah yang dibutuhkan tubuh mineral dibagi menjadi 2 (dua):

  1. Makromineral natrium, klorida, kalium, kalsium, fosfor, magnesium, sulfur. 
  2. Mikromineral tembaga, seng, zat besi, boran, selenium, krom, mangan, molibdenum, yodium.

Natrium (Na) merupakan kation utama dalam cairan ekstraseluler. 35 hingga 40 % terdapat dalam kerangka tubuh. Cairan saluran cerna, sama seperti cairan empedu dan pancreas mengandung banyak natrium.

Sumber utama natrium (Na) yaitu garam dapur (NaCl). Adapun fungsinya:
  • menjaga keseimbangan cairan dalam kompartemen ekstraseluer. 
  • Mengatur tekanan osmosis yang menjaga cairan tidak keluar dari darah dan masuk ke dalam sel. 
  • Menjaga keseimbangan asam basa dalam tubuh dengan mengimbangi zat-zat yang membentuk asam. 
  • Berperan dalam transmisi saraf dan kontraksi otot. 
  • Berperan dalam absorbsi glukosa dan sebagai alat angkut zat gizi lain melalui membrane, terutama melalui dinding usus sebagai pompa natrium. Makro mineral

Klorida (Cl) merupakan anion utama cairan ekstraselular. Konsentrasi klor tertinggi adalah dalam cairan serebrospinal (otak dan sumsum tulang belakang), lambung dan pancreas. Sumber klorida bisa diperoleh secara bersamaan dengan natrium dalam garam dapur.

Fungsi Klorida (Cl):

  • Berperan dalam memelihara keseimbangan cairan dan elektrolit dalam cairan ekstraseluler. 
  • Memelihara suasana asam dalam lambung sebagai bagian dari HCL, yang diperlukan untuk bekerjanya enzim-enzim pencernaan. 
  • Membantu pemeliharaan keseimbangan asam dan basa bersama unsur- unsur pembentuk asam lainnya 
  • Ion klor dapat dengan mudah keluar dari sel darah merah dan masuk ke dalam plasma darah guna membantu mengangkut karbondioksida ke paru-paru dan keluar dari tubuh.
  • Mengatur sistem rennin-angiotensin-aldosteron berguna untuk mengatur keseimbangan cairan tubuh. Makro mineral

Kalium (K) • Kalium merupakan ion yang bermuatan positif dan terdapat di dalam sel dan cairan intraseluler. Kalium berasal dari tumbuh-tumbuhan dan hewan. Sumber kalium berasal dari makanan segar termasuk mentah, terutama buah, sayuran, kacang- kacangan, stroberi, apel, pisang, wortel, paprika, tomat, kopi.

kopi penting bagi kesehatan


Fungsi kalium:

  • Berperan dalam pemeliharaan keseimbangan cairan dan elektrolit serta keseimbangan asam dan basa bersama natrium. 
  • Bersama kalsium, kalium berperan dalam transmisi saraf dan kontraksi otot. 
  • Di dalam sel, kalium berfungsi sebagai katalisator dalam banyak reaksi biologic, terutama metabolisme energi dan sintesis glikogen dan protein. 
  • Berperan dalam pertumbuhan sel. Makro mineral

Kalsium (Ca) atau Kalisum adalah jenis mineral yang paling banyak dalam tubuh yang berada dalam jaringan keras yaitu tulang dan gigi. Sumber kalsium dari susu beserta hasilnya, semisal; keju, ikan beserta tulangnya, seperti; ikan kering, udang, kerang, kepiting, kacang-kacangan dan hasil olahannya, daun singkong, daun lamtoro, air mineral serta coklat.

Fungsi kalsium:

  • Pembentukan tulang dan gigi. 
  • Mengatur fungsi sel.
  • Mengatur pembekuan darah.
  • Relaksasi dan Kontraksi otot, dengan interaksi protein yaitu aktin dan myosin. 
  • Transmisi saraf, tekanan darah dan fungsi kekebalan. 
  • Kalsium mengatur kerja hormone dan factor pertumbuhan. 
  • Pemecahan glikogen dan aktivator siklus kreb.
  • Mengurangi insomnia, menopause, sindrom pramenstruasi, dan kram.
  • Untuk mencegah obesitas, asam lambung, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi Makro mineral

Phospor (P)
Sumber phospor terkandung dalam kacang-kacangan, cokelat, marzipan, popcorn, teh hitam, susu, keju, daging, dan padi-padian. Fungsi phospor:

  • Kalsifikasi tulang dan gigi melalui pengendapan fosfor pada matriks tulang.
  • Mengatur peralihan energi pada metabolisme karbohidrat, protein dan lemak melalui proses fosforilasi fosfor dengan mengaktifkan berbagai enzim dan vitamin B. 
  • Absorpsi dan transportasi zat gizi serta system buffer.
  • Bagian dari ikatan tubuh esensial yaitu RNA dan DNA serta ATP dan fosfolipid. 
  • Mengatur keseimbangan asam basa Makro mineral

Magnesium (Mg)
Magnesium merupakan kation terbanyak setelah natrium di dalam cairan interselular. Sumber magnesium terdapat pada sayur hijau, serealia tumbuk, biji-bijian dan kacang-kacangan, daging, susu dan hasilnya serta cokelat.

cokelat penting bagi kesehatan


Fungsi Magnesium:

  • Berperan penting dalam system enzim dalam tubuh. 
  • Sebagai katalisator dalam reaksi biologic termasuk metabolisme energi, karbohidrat, lipid, protein dan asam nukleat, serta dalam sintesis, degradasi, dan stabilitas bahan gen DNA di dalam semua sel jaringan lunak. 
  • Di dalam sel ekstraselular, magnesium berperan dalam transmisi saraf, kontraksi otot dan pembekuan darah. 
  • Magnesium mencegah kerusakan gigi dengan cara menahan kalsium dalam email gigi.
  • Berperan dalam reaksi penghasilan energia Makro mineral

Sulfur (S)
Sulfur adalah bagian dari zat-zat gizi esensial, seperti vitamin tiamnin dan biotin serta asam amino metionin dan sistein. Sulfur terdapat dalam tulang rawan, kulit, rambut dan kuku yang banyak mengandung jaringan ikat yang bersifat kaku. Sumber sulfur ada pada makanan yang mengandung protein.

Fungsi sulfur:

  • Berperan dalam reaksi oksidasi-reduksi, bagian dari tiamin, biotin dan hormone insuline serta membantu detoksifikasi. 
  • Sulfur juga berperan melarutkan sisa metabolisme sehingga bias dikeluarkan melalui urin, dalam bentuk teroksidasi dan dihubungkan dengan mukopolisakarida. 
Makro mineral

  • Tembaga terdapat pada daging sapi dan jamur dan berfungsi guna membangun tulang, hemoglobin dan sel-sel darah merah, membangun elastin dan kolagen, menurunkan kadar kolestrol dan meningkatkan kolestrol baik HDL.
  • Seng atau zinc merupakan senyawa penting untuk lebih dari 10 fungsi enzimatik tubuh, dan tanpa zinc tubuh akan cepat akan kehilangan fungsinya secara keseluruhan. Sumbernya ada pada keju, kuning telur. Fungsinya untuk perawatan kulit, jerawat, penyembuhan luka, gangguan prostat, demam, penurunan berat badan, kehamilan, reproduksi, perawatan rambut, nafsu makan, kesehatan mata, rabun senja, memainkan peran yang penting dalam produksi insulin, membantu metabolisme karbohidrat, menghasilkan protein dan menyerap vitamin terutama vitamin B, menjaga fungsi prostat dan mendukung kesehatan reproduksi pria.
  • Zat Besi, sumbernya ada pada sayur-sayuran berwarna hijau tua, kopi, teh hitam, hati, daging, kacang-kacangan. Fungsinya penting dalam pembentukan hemoglobin, selain untuk metabolisme tubuh, aktivitas otot, mencegah anemia, pengangkutan oksigen, fungsi otak, kekebalan tubuh, insomnia, dan pengaturan suhu tubuh.
  • Boran  sangat penting untuk penyerapan kalsium dan pemeliharaan gigi dan tulang. Sumber boran terdapat pada buah,apel dan kacang- kacangan. Fungsinya untuk fungsi otak, anti penuaan, kesehatan reproduksi, mencegah kanker, mencegah penyakit Alzheimer, dan mengurangi nyeri otot.
  • Selenium merupakan mineral yang langka yang berfungsi penting bagi tubuh. Sumber selenium ada pada telur, ikan laut (terutama ikan tuna), kerang, dan daging, jamur, semangka, ubi jalar, bayam, bawang putih, brokoli, kembang kol, almond, hazelnut, sereal, jagung, tomat. 
Fungsi selenium:

  • Sebagai zat antioksidan yang paling kuat dari mineral. 
  • Berguna untuk mencegah pembentukan radikal bebas baru dengan cara ikut dalam reaksi yang Menurunkan konsentrasi peroksida dalam sel. 
  • Mineral ini juga sangat penting untuk pertumbuhan tulang, bersama-sama dengan mineral lainnya yaitu kalsium, tembaga, dan seng.
Kromium
Sumber kromium terdapat pada beras merah, kedelai, kentang, ikan laut, jamur reishi atau shintake, brokoli, apel, gandum, kentang dan jus jeruk.

Sumber kromium terdapat pada beras merah, kedelai, kentang,

Fungsi kromium:

  1. Membantu metabolisme karbohidrat dan protein, 
  2. Membantu metabolisme glukosa untuk mempertahankan kadar gula darah yang tidak menuntut penggunaan insulin berlebihan sehingga mencegah hipoglisemia dan diabetes.

Mangan
Sumber mangan ada pada teh, bawang, almond. Fungsi mangan:

  1. Membantu metabolisme protein dan lemak dan membentuk hormon.
  2. Untuk mengelola metabolisme tubuh.
  3. Mencegah osteoporosis, mengurangi kelelahan, keseleo, peradangan, fungsi otak dan epilepsi.

Molibdenum
Sumber Molibdenum terdapat pada susu, hati, serealia utuh dan kacang- kacangan. Fungsinya mendukung gigi dan mulut yang sehat.

Yodium
Sumbernya garam beriodium, kerang, teh hitam, sitrun serta berfungsi penting untuk kelenjar tiroid berfungsi normal dan untuk pencegahan penyakit gondok. Manfaat lainnya adalah meningkatkan kesehatan rambut, melindungi kehamilan, dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Comments

Popular posts from this blog

Pentingnya Pasta Gigi Herbal

Sebelum artikel Pentingnya Pasta Gigi Herbal ini dilanjutkan, pembaca Soreangku Jaya akan diajak untuk mengetahui sejarah pasta gigi. Dari sumber bacaan di internet, dijelaskan bahwa pasta gigi sudah digunakan oleh manusia sejak 5 ribu tahun yang silam.

Manusia sejak 3000 - 5000 sebelum masehi telah menjadikan pasta gigi, seperti yang dilakukan oleh masyarakat Mesir Kuno. Mereka menjadikan bubuk abu kuku lembu, batu apung serta kulit telur sebagai bahan dasar membuat pasta gigi.

Lalu masyarakat Yunani dan Roma pun disinyalir memiliki riwayat penggunaan beberapa komponen alam guna membuat pasta gigi. Kedua bangsa ini dahulu telah menggunakan cangkang tiram, tulang-tulang hancur serta racikan bubuk tertentu sebagai media untuk menggosok gigi.

Adapun guna menyegarkan mulut setelah membersihkan gigi, orang-orang dahulu pun memiliki penemuan bagus. Mereka memilih bubuk arang dan kulit kayu diolah agar mampu menyegarkan mulut dengan cara menciptakan aroma harum saat dan setelah menggosok gi…

Apa itu Spirulina?

Spirulina dikenal sebagai makanan super alias super food karena kaya akan vitamin dan mineral dan sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Super Food ini kaya akan asam amino, Vitamin A, B12, B22, B3, B6 dan vitamin E.

Selain itu, Spirulina memiliki fungsi lain yang takkalah bermanfaat yaitu sebagai antioksidan yang tinggi. Dan dari segi kecantikan, spirulina bisa membantu melembapkan kulit, membasmi bakteri penyebab jerawat serta membantu mencegah penuaan dini (anti aging) - karena sebagai sumber antioksidan.

Apa itu Spirulina? Spirulina termasuk satu dari sekian banyak jenis suplemen yang memiliki khasiat yang sangat baik. Spirulina adalah spesies cyanobacteria atau Arthrospira Platensis dan Arthrospira Maxima - yaitu tanaman ganggang berpigmen hijau-kebiruan bisa dikonsumsi manusia.  
Spirulina tumbuh di perairan tropis dan subtropis - air yang memiliki kandungan garam yang tinggi. Ada pula spesies-spesies spirulina lain yang tumbuh di danau air tawar. 
Spirulina dapat menghasilkan pr…

Apa itu Kalsium?

Kalsium tergolong ke dalam jenis mineral yang terbilang penting guna pertumbuhan serta pemeliharaan gigi dan tulang.

Kalsium pun diperlukan oleh organ tubuh lain seperti; saraf, jantung serta sistem pembekuan darah supaya mampu berfungsi dengan baik.

Ada kalanya setiap tubuh manusia memerlukan asupan kalsium yang lebih tinggi, terutama pada kanak-kanak saat masa pertumbuhan, begitu pula bagi wanita hamil atau menyusui.


Di mana Kalsium bisa ditemukan? Kalsium dapat ditemukan pada jamak makanan sebut saja; susu, keju, tahu, tempe, bayam, brokoli, kacang-kacangan, dan ikan sarden. Asupan kalsium pun dapat kita peroleh dari suplemen kalsium seperti Produk Kalsium Tiens.

Suplemen kalsium bermanfaat guna mengobati serta mencegah defisiensi kalsium dan mengurangi kadar fosfat.
Produk Kalsium Tiens Kalsium juga berperan dalam kesehatan kulit. Kalsium membantu proses regenerasi sel kulit dengan mengatur proses pembentukan dan pematangan sel kulit. Bagi pembaca Soreangku Jaya yang menginginkan …